Tugas Softskill Ilmu Sosial Dasar ke 2

Pengertian Individu

Individu berasal dari kata latin, “individuum” yang artinya “tak terbagi”. individu merupakan sebutan yang dapat untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Sedangkan menurut pendapat Dr. A. Lysen kata individu bukan berarti manusia sebagai keseluruhan yang tak dapat dibagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan.

Jadi menurut saya, individu adalah suatu satuan terkecil yang sudah tidak dapat dibagi lagi, dan kata individu lebih umum digunakan untuk menunjukkan seorang manusia, karena dalam kehidupan sosial manusia adalah satuan terkecil sehingga dapat disebut dengan individu.

Keluarga dan Fungsinya

Keluarga (dalam bahasa Sanskerta yaitu “kulawarga” ; “ras” dan “warga” yang memiliki arti “anggota”) adalah lingkungan yang terdiri dari beberapa orang yang memiliki hubungan darah. Pada lingkungan sosial, keluarga adalah lingkungan yang terdiri dari beberapa individu, yang di antara tiap individu memiliki ikatan, kewajiban, dan tanggung jawab dengan individu lainnya.

Fungsi dari sebuah keluarga antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Fungsi Pendidikan dilihat dari bagaimana keluarga mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak.
  2. Fungsi Sosialisasi anak dilihat dari bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.
  3. Fungsi Perlindungan dilihat dari bagaimana keluarga melindungi anak sehingga anggota keluarga merasa terlindung dan merasa aman.
  4. Fungsi Perasaan dilihat dari bagaimana keluarga secara instuitif merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga.
  5. Fungsi Agama dilihat dari bagaimana keluarga memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga lain melalui kepala keluarga menanamkan keyakinan yang mengatur kehidupan kini dan kehidupan lain setelah dunia.
  6. Fungsi Ekonomi dilihat dari bagaimana kepala keluarga mencari penghasilan, mengatur penghasilan sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi rkebutuhan-kebutuhan keluarga.
  7. Fungsi Rekreatif dilihat dari bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga, seperti acara nonton TV bersama, bercerita tentang pengalaman masing-masing, dan lainnya.
  8. Fungsi Biologis dilihat dari bagaimana keluarga meneruskan keturunan sebagai generasi selanjutnya.
  9. Memberikan kasih sayang, perhatian, dan rasa aman di antara keluarga, serta membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga.

Keluarga Inti dan Keluarga Besar

Dalam sebuah keluarga terdapat istilah keluarga inti dan keluarga besar, keduanya sama-sama keluarga akan tetapi memiliki arti yang berbeda.

Keluarga Inti hanya terdiri dari: ayah, ibu dan anak-anaknya, dan memiliki ikatan, kewajiban, dan tanggung jawab yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan keluarga besar. Sedangkan pada keluarga besar, adalah kelompok sosial yang terdiri dari beberapa keluarga inti, memiliki hubungan darah juga, sebagai contoh keluarga besar memiliki kesamaan kakek, karena kakek memiliki beberapa anak, dan masing-masing anaknya sudah berkeluarga (memiliki istri/suami dan anak-anak), sehingga keluarga kakek tersebut bisa disebut dengan keluarga besar. Ada juga keluarga besar yang memiliki kesamaan marga seperti yang ada pada suku Batak.

Tipe-tipe keluarga

  1. Keluarga Inti (Nuclear Family): keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak-anak.
  2. Keluarga Besar (Extended Family): keluarga inti ditambah sanak saudara misalnya nenek, kakek, keponakan, saudara sepupu, paman, bibi, dsb.
  3. Keluarga Berantai (Serial Family): keluarga yang terdiri dari wanita dan pria yang menikah lebih dari satu kali dan merupakan satu keluarga inti.
  4. Keluarga Duda/Janda (Single Family): keluarga yang terjadi karena perceraian atau kematian.
  5. Keluarga Berkomposisi (Composite): keluarga yang perkawinannya berpoligami dan hidup secara bersama-sama.
  6. Keluarga Kabitas (Cahabitation): dua orang menjadi satu tanpa pernikahan tetapi membentuk suatu keluarga.

Masyarakat dan Pandangan Hidup

Masyarakat adalah sekelompok individu yang membuat sebuah sistem yang tidak terbuka akan tetapi juga tidak tertutup, dimana sebagian besar interaksi yang ada di dalam masyarakat yaitu antar individu yang berada dalam kelompok masyarakat tersebut. Kata “masyarakat” sendiri bersumber dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas (individu-individu). Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.

Sedangkan pandangan hidup adalah merupakan suatu dasar atau landasan untuk membimbing kehidupan jasmani dan rohani. Pandangan hidup ini sangat bermanfaat bagi kehidupan individu, masyarakat, atau negara. Semua perbuatan, tingkah laku dan aturan serta undang-undang harus merupakan pancaran dari pandangan hidup yang telah dirumuskan.

Pandangan hidup sering disebut filsafat hidup. Filsafat berarti cinta akan kebenaran, sedangkan kebenaran dapat dicapai oleh siapa saja. Hal inilah yang mengakibatkan pandangan hidup itu perlu dimiliki oleh semua orang dan semua golongan.

Sumber:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: