Pria Cari Wanita Lebih Tua untuk Senang-senang, Bukan Cinta?

Bagaimana jika seorang pria jatuh cinta dengan wanita yang lebih pantas jadi ibunya ketimbang kekasihnya? Peneliti mengatakan, seorang pria muda yang berpasangan dengan wanita matang hanya mencari kesenangan saja, bukan cinta.

Presiden Soekarno dan istri keduanya, Inggit Garnasih adalah contoh pasangan yang usianya berbeda jauh, yaitu 13 tahun. Sementara itu, di kalangan Hollywood, beda umur Demi Moore dan Ashton Kutcher mencapai 15 tahun. Artis Hollywood senior Elizabeth Taylor pun pernah menikahi Larry Fortensky yang usianya 20 tahun lebih muda meski pernikahannya hanya bertahan 5 tahun.

Di Amerika, ada seorang remaja yang berpasangan dengan wanita yang lebih cocok jadi ibunya. Darin Riggio (19 tahun) punya pengalaman kencan dengan seorang wanita berusia 43 tahun. Alasan Riggio mengencani wanita sepantaran ibunya itu ternyata hanya untuk mencari kesenangan semata.

“Wanita yang masih seumuran dengan saya biasanya tidak dewasa, tidak tahu apa yang saya mau dan terlalu banyak mendramatisir keadaan. Mereka juga tidak punya banyak pengalaman seperti layaknya wanita yang lebih tua. Tapi kalau untuk menikah, saya lebih memilih wanita yang beda umur sedikit saja dan tidak mau dengan wanita yang sudah tua. Saya hanya mengencani mereka untuk senang-senang saja,” ujar Riggio seperti dikutip dari Thirdage, Selasa (1/12/2009).

Pakar hubungan dan seks mengatakan, wanita saat ini memang cenderung mencari pasangan pria yang lebih muda. Dalam situs jasa pencari jodoh Premier Match misalnya, terdapat peningkatan permintaan pria-pria muda dari wanita-wanita yang lebih tua.

Jika sebelumnya mereka menginginkan pria yang berumur antara 45 hingga 60 tahun, kini mereka menginginkan pria berumur 35 hingga 50 tahun. Tapi sayangnya mereka hanya dijadikan objek kesenangan saja untuk si pria, hubungan mereka jarang yang bertahan untuk waktu yang lama.

Menurut sensus penduduk di Amerika tahun 2008, wanita yang lebih tua 10-14 tahun daripada suaminya hanya sekitar 1 persen. Sedangkan 2,6 persen lebih tua 6-9 tahun. “Kebanyakan pria yang menikahi wanita yang lebih tua adalah karena wanita itu masih terlihat cantik di usianya yang sudah matang dan tua,” ujar Debbie Then, seorang psikolog dari California.

Sementara bagi wanita tersebut, berpasangan dengan pria muda atau berondong akan lebih menyenangkan dan penuh petualangan. “Rasanya seperti berwisata ke pulau eksotis. Seperti muda lagi dan penuh energi. Pria seumuran saya mungkin sudah tidak bisa lagi seperti itu,” ujar seorang wanita paruh baya yang lebih senang dengan pria muda.

Namun pasangan dengan beda usia yang terlampau jauh akan menghadapi masalah jika sudah menyangkut masalah anak dan kepercayaan diri. Pakar seks, Evan Marc Katz mengatakan, selain karena faktor fisik yang masih cantik, alasan pria muda memilih wanita tua sebagai pasangannya adalah untuk menghindari tekanan jam biologis. “Pria tak perlu lagi mengurus anak-anak karena dianggap sudah dewasa sehingga ia dan istri bisa beru\duaan datau berilbur dengan tenang,” ujar Katz.

“Ini lebih pada masalah energi dan vitalitas. Wanita tua lebih percaya diri, berkepribadian dan kuat. Umur tidak penting bagi saya, yang penting orangnya,” ujar Raymond Michaels (23 tahun) yang menikah dengan istrinya Jennifer (41 tahun).

 

Sumber: DETIK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: