Lebih baik dari si dia ?

March 23, 2013

sering banget baca di Twitter, kalo ada yang baru aja putus, pasti ada temennya yg mention dan bilang

kamu pasti bisa dapat yang lebih baik dari dia

Kata-kata itu kayaknya kurang tepat atau malah gak tepat…

Anggap saja ini seperti sebuah game, dan anggap aja mantan kamu adalah sebuah bos di level 30. Nah kamu aja kalah dari dia (diputusin), apa kamu yakin bisa “dapat yang lebih baik dari dia? “.

Logika game: level 30 aja kalah, gimana mau ke level 31?
*bisa aja sih pake cheat haha…

Jadi menurut logika gue, mungkin yang lebih tepat adalah:

kamu pasti bisa dapat yang lebih cocok untuk kamu

“yang lebih cocok” ya mungkin wanita dengan level 20?

Kesimpulan: cewe/cowo yang lebih baik itu banyak, tapi apa mungkin cocok? Kecocokan lebih penting dari tingkatan level itu cewe/cowo.


Tugas Softskill Ilmu Sosial Dasar ke 5

January 16, 2013

Jelaskan perbedaan masyarakat desa dengan masyarakat perkotaan.

Perbedaan masyarakat perdesaan dan perkotaan adalah bagaimana cara mengambil sikap dan kebiasaan dalam menyelesaikan masalah.

Karakteristik masyarakat perdesaan:

  • Sederhana.
  • Mudah curiga.
  • Menjunjung tinggi norma yang ada di daerahnya.
  • Memiliki sifat kekeluargaan.
  • Lugas, berbicara apa adanya.
  • Tertutup dalam masalah keuangan.
  • Menghargai orang lain.
  • Religius dan demokratis.
  • Menepati janji.

Karakteristik masyarakat perkotaan:

  • Kehidupan keagamaan yang kurang dari kehidupan keagamaan di desa.
  • Tidak terlalu bergantung dengan orang lain.
  • Menganut jalan pikiran yang rasional.
  • Interaksi yang terjadi lebih mementingkan hal pribadi disbanding umum.

Jelaskan hakikat keragaman dan kesetaraan manusia.

Keragaman adalah perbedaan yang indah, sehingga dalam keragaman kita harus berpikir keindahan yang sangat unik. Karena jika kita tidak melihat suatu perbedaan kita tidak akan melihat suatu keindahan karena tidak ada perbandingan. Sayang banyak individu melihat perbedaan atau keragaman yang berada disekitar mereka adalah sesuatu yang salah. Seharusnya mereka dapat berpikir bagaimana kita dapat menilai sesuatu jika kita tidak dapat membandingkan sesuatu. Aneh tapi itulah kenyataan, kita akan mengerti sesuatu itu indah, itu baik, itu bagus ketika kita sudah menemukan sesuatu pembanding untuk membandingkan sesuatu yang kita nilai. Oleh sebab itu marilah kita berpikir keindahan saat kita menemukan perbedaan sehingga kita dapat memberikan sesuatu yang bearti dalam kehidupan kita. Itulah hakikat dari keragaman dan perbedaan.

Jelaskan kemajemukan dalam dinamika sosial budaya.(Horizontal & Vertikal)

Kemajemukan horizontal yang ditandai dengan adanya kesatuan sosial berdasarkan perbedaan suku bangsa, agama, adat, kedaerahan, dan sebagainya  dan kemajemukan vertikal yang ditandai dengan adanya perbedaan antara lapisan atas dan lapisan bawah yang cukup tajam sangat rentan dengan konflik yang bermuara disintegrasi sosial.

Problematika keragaman dan kesetaraan serta solusinya dalam kehidupan.

Saat ini, kebudayaan nasional Indonesia masih dalam pertumbuhan karena kebudayaan Indonesia masih terdiri atas segala bentuk dan jenis kebudayaan daerah yang dikembangkan ke arah perpaduan dan kesatuan kebudayaan untuk seluruh bangsa Indonesia. Sebagai bahan untuk membangun kebudayaan nasional Indonesia, perlu segala intisari serta puncak-puncak kebudayaan daerah yang terdapat di seluruh Indonesia yang dipergunakan sebagai modal isi yang dikemudian dikembangkan, diperkaya dengan unsur-unsur baru, yang kita perlukan dan kita butuhkan, untuk kehidupan dan pembangunan dewasa ini yang sejalan dengan pembangunan nasional. Pembangunan tidak hanya mengejar kemajuan lahiriah semata, juga tidak hanya mengejar kepuasan batiniah, akan tetapi dalam pembangunan juga dibutuhkan adanya keselarasan, keserasian, dan keseimbangan antara keduanya.

Berikan contoh 1 kasus konflik horizontal di Indonesia serta penyebab dari konflik itu.

Salah satu contoh konflik horizontal di Indonesia adalah konflik Poso.

Penyebab Konflik Poso. Menurut sosiolog Thamrin Amal Tomagola lewat konsepnya yang bertajuk piramida bertingkat tiga. Menurut Tomagola, pada tingkat paling dasar terdapat dua trasformasi utama yang secara fundamental mengubah wilayah.

1)      Transformasi demografi.

Kendati Poso telah dimasuki pendatang Islam dan Kristen sejak prakolonial, proporsi migrasi yang cukup signifikan terjadi di masa Orde Baru pasca pembukaan Sulawesi oleh Jalan Trans-Sulawesi, di samping pembangunan berbagai pelabuhan laut dan udara baru. Para pendatang datang dari utara dan selatan Sulawesi. Akibatnya, proporsi pendatang, terutama yang menganut Islam, semakin membesar mendekati proporsi umat Kristen baik di Poso Pesisir maupun di Pamona Selatan. Umat Kristen yang ada di tengah wilayah Poso mulai merasa terjepit dan terancam.

2)      Transformasi ekonomi.

Kegiatan ekonomi perdagangan secara perlahan mengambil alih peran ekonomi pertanian. Sektor perdagangan yang berpusat di perkotaan lebih banyak dikuasai pendatang beragama Islam. Kenyataan ini memperkuat sentimen keterdesakan penduduk asli yang berbasis pertanian yang kebetulan beragama Kristen.

Pada lapisan tengah piramida beroperasi sejumlah faktor suku dan agama yang berkelindan dengan faktor-faktor politik. Dua transformasi di lapisan bawah piramida lalu merembes ke atas dan menempatkan penganut Islam dan Kristen berbasis suku secara diametral. Transformasi struktural masuk dalam kesadaran kolektif masing-masing umat beragama. Mulai lapisan tengah piramida konflik inilah warga setiap agama mulai bertarung. Pertama, pertarungan dilakukan dalam arena politik dengan memperebutkan berbagai posisi strategis, baik dalam partai-partai politik maupun dalam pemerintahan. Selama masing-masing pihak berhasil meraih posisi strategis dalam power-sharing secara berimbang, pertarungan tidak meletup dalam bentuk konflik fisik. Berakhirnya masa jabatan bupati lama dan dimulainya pemilihan bupati (dan sekwilda baru) membuka arena pertarungan baru yang gagal diselesaikan secara politik. Kedua, pertarungan politik yang merambat ke bawah, dari elit ke tengah-tengah massa. Situasi ini menciptakan ketegangan tinggi (high tension) antara kedua komunitas – pendatang dan lokal – yang masing-masing menggunakan simbol agama sebagai identitas.

Puncak piramida diisi faktor-faktor penyulut konflik (aktivitas provokator) serta stereotip-stereotip labeling psikologi sosial serta dendam yang semakin menguat seiring bertambahnya durasi kekerasan. Perkelahian antar pemuda dari kedua pihak merupakan pemicu yang meletupkan ketegangan dan potensi konflik yang mengendap sebelumnya. Terlebih, ini ditambah kekecewaan institusional yang telah lama menumpuk di pihak umat Kristen. Kegamangan umat Kristen menerima kenyataan baru membuat suhu konflik meningkat tajam dan keharmonisan hidup Poso adalah pengganti tak ternilai harganya. Ketika korban berjatuhan, spiral kekerasan pun lepas kendali.


Tugas Softskill Ilmu Sosial Dasar ke 4

November 21, 2012

Kasus:
Pemerintah melakukan pelebaran jalan, guna lebih menggerakan roda perekonomian di daerah, untuk merealisasikan hal tersebut, dilakukan pembebasan sejumlah lahan milik warga, pemerintah akan memberikan ganti rugi atas pembebasan tersebut, namun sejumlah warga menolak karena ganti rugi yang akan diberikan tidak sebanding dengan nilai jual tanah. Menurut Anda, kepentingan manakah yang harus di utamakan kepentingan pribadi(warga) atau kepentingan publik? Jelaskan penyelesaiannya!.

Jawaban:
Menurut saya yang harus didahulukan adalah kepentingan publik, karena Read the rest of this entry »


Tugas Softskill Ilmu Sosial Dasar ke 3

November 14, 2012

Apa makna manusia sebagai makhluk individu?

Manusia memiliki arti makhluk yang memiliki berakal budi.

Makhluk yaitu sesuatu yang diciptakan oleh Tuhan.

Individu mengandung arti orang/seorang/pribadi/organisme yang hidupnya berdiri sendiri. Secara fisiologis ia bersifat bebas, tidak mempunyai hubungan organik dengan sesamanya.

Dalam keadaan manusia sebagai mahluk individu, segala sesuatu yang menyangkut pribadinya sangat ditentukan oleh dirinya sendiri, sedangkan orang lain lebih banyak berfungsi sebagai pendukung. Misalnya kesuksesan seseorang sangat tergantung kepada niat, semangat, dan usahanya yang disertai dengan doa kepada Tuhan secara pribadi. Demikian juga mengenai baik atau buruknya seseorang di hadapan Tuhan dan dihadapan sesama manusia, itu semua sangat dipengaruhi oleh sikap dan Read the rest of this entry »


Tugas Softskill Ilmu Sosial Dasar ke 2

October 23, 2012

Pengertian Individu

Individu berasal dari kata latin, “individuum” yang artinya “tak terbagi”. individu merupakan sebutan yang dapat untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Sedangkan menurut pendapat Dr. A. Lysen kata individu bukan berarti manusia sebagai keseluruhan yang tak dapat dibagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan.

Jadi menurut saya, individu adalah suatu satuan terkecil yang Read the rest of this entry »


Tugas Softskill Ilmu Sosial Dasar ke 1

October 10, 2012

Hakikat Ilmu Sosial Dasar

Ilmu sosial dasar (ISD) adalah ilmu yang mempelajari tentang  masalah – masalah sosial yang timbul dan berkembang di lingkungan sekitar kita, khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan fakta, konsep, dan teori yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan dan keahlian dalam Read the rest of this entry »


TED

October 10, 2012

film komedi yang termasuk kategori dewasa.

film yang mengisahkan permohonan anak laki2 yang kesepian, yang berharap boneka teddy bear (hadiah natalnya) bisa hidup dan menjadi teman baik selamanya.

beberapa point yg paling saya ingat di film ini, salah satunya saat John Bennett (Mark Wahlberg) sedang berbcara dengan TED (Seth MacFarlane), John berbicara dengan TED kalau John ingin memberikan sebuah hadiah untuk Lori (Mila Kunis) untuk merayakan hubungan mereka yang sudah berjalan 4 tahun, dan John ingin memberikan cincin untuk Lori, tapi TED malah memukuli John (dgn bercanda) dan TED mengatakan yg intinya “kita sudah berteman 27 tahun tapi kamu tak pernah memberiku sebuah cincin, mana cincin untukku John?”

dari situ yg bisa di ambil menurut saya, walau sudah berteman dekat lama sekali, tetap pasangan lah yang akan di perlakukan lebih spesial.

lalu karena John terlalu dekat dengan TED, dan Lori menganggap kalau John harus segera melupakan temannya (TED) karena menurut Lori kalau TED itu sudah sangat mengganggu hubungannya dengan John.

dari point ini dalam film, yg bisa saya dapatkan kalau jadi teman sebisa mungkin bersikap dengan baik, dan tidak merusak hubungan temannya.

ketika akhirnya TED hanya menjadi boneka biasa, akhirnya Lori menyadari kalau John tidak bisa jauh dari TED, dan Lori memohon agar hubungannya dengan John dapat menjadi lebih baik, TED pun hidup kembali.

dalam point ini, hubungan yg baik itu adalah porsi yg cukup antara teman dan pacar, maka semuanya akan menjadi lebih baik lagi.

sekian review saya dari film TED.

Source: http://www.imdb.com/title/tt1637725/